Senin 15/03/2010, 13.00 WIB
HNSI :
10 Kasus Kecelakaan di Laut Dialami Nelayan
BELAWAN | DNA - Sesuai catatan yang dimiliki DPC HNSI Medan yang saat ini dipimpin Azhar Ong dan sekretaris Johan Arifin SH, ada sebanyak 10 kasus kecelakaan di laut yang dialami nelayan dalam musibah kecelakaan dalam setahun ini.

(foto:dnaberita/agusleo)
Kapal nelayan kerap alami kecelakaan kerja dilaut dan hingga kini kalangan pemburu ikan dilaut belum juga dibekali dengan program Jamsostek dari Pemerintah.
Masing-masing Ali Akbar (27 Thn) warga Binjai kecelakaan jatuh kelaut dari kapal KM CAMPION -4-asal Gudang Bengkel PPSB gabion ditahun 2008, Mulyadi alias Imul (27 Thn) warga pasar VII Patumbak Deliserdang akibat tenggelam saat kelaut dengan kapal KM MBF - 10- asal Gudang MBF di PPSB gabion.
Disusul Adi (25 Thn) warga Desa Silemak Hamparan Perak Kabupaten Deliserdang akibat sakit selama dilaut diatas KM Bintang Sejahtera asal Gudang janda PPSB gabion pada 11 Desember 2008 lalu.
M.Idris (19 Thn) warga Lor, Melati Kelurahan Belawan I tewas disambar Petir dari atas kapal KM Tunda pada 23 Juli 2008.
Nainggolan ( 30 Thn) warga Belawan tewas akibat jatuh kelaut dari kapal asal gudang CHC PPSB Gabion pada 16 Desember 2008.disusul Hendra (22) warga Air Joman Tanjung Balai Asahan tewas jatuh dilaut saat bekerja diatas kapal KM Sempurna, Andi Aritonang (25) warga Panca Karsa Tanjung Balai tewas akibat kapal yang diawakinya KM Sanjaya asal PPSB tabrakan dengan kapal tangker pada 22 januari 2008., Hendra (22) warga Kisaran jatu kelaut dari KM Mitra, Gunawan warga kabupaten Asahan ditemukan mayatnya oleh kapal Harapan No 545 pada 14 Agustus 2008.
Ewin Sufriadi (20) warga Panobasan jatuh dari kapal KM Selamat dan
Pane warga Padang Sidempuan kapal asal Gd Ahang pada 13 Nopember 2009 di Pelabuhan Perikanan samudera Belawan.
Demikian pula dengan KM. Mustika Baru GT 30 No lambung 788 PPa 25/7/2008 ditabrak kapal tanker sekitar pukul 05 pagi diperairan selat Malaka, dalam peristiwa tersebut 30 Orang Anak buah kapal masing - masing menyelamatkan diri dengan peralatan seadanya,
5 orang cidera dan 2 orang hilang warga Hamparan Perak dan Pematang Siantar hingga kini tidak di ketemukan. Belum termasuk tahun 2010 bulan Januari dan Februari 3 orang meninggal dunia akibat kelalaian kerja dilaut.
Pemanfaatan seluruh atau sebahagian materi artikel / berita - dengan tidak merubah substansi berita termaksud -, (teks, foto, logo) yang merupakan materi DNAberita.com bebas dimanfaatkan dengan Wajib mencantumkan sumber: DNAberita |