| |
DNAberita - Digital News Terdepan
|
| _____________________________________________________________________________________________________________ |
| |
Kamis 11/03/2010, 11.48 WIB
Forum Komunikasi Insan Film Sumut Suport Pempropsu Menangkan Perkara Studio Film Sunggal
MEDAN | DNA - Forum Komunikasi Insan Film Sumatera Utara mendukung Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) untuk memenangkan perkara Studio Film Sunggal dengan PT Sunggal dalam proses kasasi di Mahkamah Agung. Dalam beberapa hari ini setelah bukti, forum akan beraudensi kepada Gubsu H Syamsul Arifin untuk mensuport hal tersebut.
Demikian kesimpulan rapat Forum Komunikasi Insan Film Sumatera Utara yang dipimpin Ketuanya H.Amsyal yang juga Direktur PT Widy Production didampingi Sekretaris Baharuddin Saputra, yang berlangsung di Ruang Pameran Taman Budaya Sumatera Utara (TBSU).
Kegiatan itu dihadiri 60 orang insan film yang tergabung dalam forum tersebut. Ketua Forum Komunikasi Insan Film Sumatera Utara, H Amsyal mengatakan, forum ini sepakat mensuport Pemprovsu untuk memenangkan perkara Studio Film Sunggal agar kembali menjadi asset pemprovsu. Dan seluruh anggota dalam rapat tersebut berjanji akan mencarikan bukti-bukti tentang kepemilikan Studio Film Sunggal tersebut.
Dalam rapat itu, diketahui bahwa Studio Film Sunggal dibangun Pempropsu dari hasil pungutan karcis tontonan film dibioskop. Bahkan bukti itu dibenarkan Bung Nico Pulungan, pelaku sejarah dari ODB (pengelola bioskop di Medan waktu itu).
Forum akan terus memantau dan mensuport sampai berhasil kembalinya asset pemprovsu itu.Dan rencananya jika asset taersebut kembali, Forum Komunikasi Insan Film Sumatera Utara akan mengusulkan agar asset itu digunakan untuk kegiatan film di Sumut.
Sedangkan Wakil ketua Forum Komunikasi Insan Fim Sumatera Utara, Herry Sasmita mengatakan, berdirinya forum ini menyahuti lahirnya UU No 10 Tahun 2009 tentang Hak Siaran. Sebab, hal itu merupakan tantangan bagi insan fim untuk kreatif dan berkarya.
Herry menambahkan, tentang Studio Film Sunggal, bahwa ia peserta pertama mendapat pendidikan perfilm dari Dewan Kesenian Medan. “Jadi kami adalah saksi sejarah, dan kami praktek pembuatan film di Studio Sunggal dengan judul Sorta dengan sutradara Abrar Siregar,” tuturnya.
Sementara itu, Barani Nasution yang juga sutaradara teater di Medan menambahkan, dia juga sebagai saksi sejarah tentang studio Film Sunggal sebagai asset Pemprovsu. Bahkan sejak dibangun tahun 1975, sutudio itu diresmikan oleh Gubernur Marahalim Harahap .
Untuk itu kembalikan asset itu menjadi milik Pempropsu dan digunakan untuk kegiatan perfilm di Sumut.
Menurut Baharuddin Saputra,Sekretaris Forum Komunikasi Insan Film Sumatera Utara, selain akan beraudensi kepada Gubsu H Syamsul Arifin untuk memberikan support dukungan itu dalam waktu dekat ini, juga akan beraudensi ke DPRD Sumut.
Ditambahkannya, pada rapat tersebut hadir pemrakarsa Berdirinya Forum Komunikasi Insan Film Sumut yaitu H Jose Rizal Firdaus,SH, Zakaria Zuhri dan Nico Pulungan, yang akan terus mendampingi Forum tersebut untuk berjuang.
Pemanfaatan seluruh atau sebahagian materi artikel / berita - dengan tidak merubah substansi berita termaksud -, (teks, foto, logo) yang merupakan materi DNAberita.com bebas dimanfaatkan dengan Wajib mencantumkan sumber: DNAberita |
|
| |
DNA |R-11 |
| _____________________________________________________________________________________________________________ |
| |
DNAberita - Digital News Terdepan
|
|
|